Terkait Menulis

19 Januari 2020 • Edwin Lunando

Kalau kamu pernah membaca tulisan-tulisanku, kamu tidak akan menemukan cerita pribadiku sendiri. Memang sengaja, pada awalnya aku menulis itu untuk latihan menulis dan mendokumentasikan ide-ideku terkait industri perangkat lunak yang ku dalami selama ini. Buatku, cerita-cerita dan pandangan hidupku itu ranahnya orang-orang terdekat saja. Itu pun disampaikan secara verbal saat tatap muka.

Itu… akan berubah, layaknya pengembangan karakter pada sebuah cerita. Aku mulai merasakan nilai dari menuangkan dan mendokumentasikan cerita dan ide dalam tulisan ini. Memang tidak nyaman, saat menulis ini pun aku merasakan keengganan untuk berhenti menulis, tapi ya, aku merasa aku butuh melewati keengganan ini untuk lebih bahagia pada akhirnya. Aku juga tidak punya ekspektasi kalau cerita-ceritaku ini akan menginspirasi atau menghibur yang baca. Tujuan utamanya lebih semacam, selain mengasah kemampuan menulis tentunya, biar bisa lebih berdamai dengan diri sendiri, walaupun aku merasa sudah lumayan berdamai. Nah itu mungkin bisa jadi topik tulisan untuk lain waktu.

Jadi, selama ini tidak menulis di publik bukan karena kehilangan minat dalam menulis. Salah satu pekerjaan utamaku adalah menulis dan tampaknya 1 tahunan belakangan, aku fokus untuk menulis di pekerjaanku. Sekarang, aku ingin lebih disiplin lagi dalam menulis yang rutin untuk lebih menikmati hidup.