Kumpulan Pengalaman Barbecue

4 September 2017 • Edwin Lunando

Kalau dirata-rata, gua ikut acara barbecue 2 kali dalam setahun. Biasanya, 1 di akhir tahun dan satu lagi di pertengahan tahun saat ada acara jalan-jalan. Pengalamannya, banyak bingit, mulai dari arangnya sudah 2 jam gak mau nyala, daging hasil panggangan kurang matang, sampai alat panggangnya tahu-tahu patah pun sudah pernah.

Umur gua saat artikel ini ditulis itu 25 dan angka usia harapan hidup orang Indonesia sekitar 70. Jadi, kira-kira gua masih ada 90 sesi barbecue lagi.

Jadi, cacatan ini gua tulis sebagai arahan gua dan kalian semua setiap kali mau barbecue di masa depan. Biar acara barbecue kalian efektif, rasa makanannya enak, dan semua senang. Untuk sementara akan berbentuk tulisan semua, foto-foto akan ditambahkan nanti setelah ada sesi barbecue lagi.

Persiapan

Persiapan itu setengah dari barbecue. Minim persiapan? Jaminan uang kembali acara panggangannya gak maksimal. Bagian persiapan gua bagi jadi 2, alat dan bahan.

Alat

Berikut daftar alat-alat pentingnya:

Wajib

  1. Alat panggang. Cari yang ukurannya 30-40cm. Cukup sampai 20 orang.
  2. Arang. Untuk pemula, gunakan arang batok kelapa. Mudah terbakar, tapi cepat habis. Beli minimal 3-5 kilo untuk 1 sesi.
  3. Pisau dapur. Ukurannya kira-kira 14-20 cm. Buat motong daging dan sayuran jadi ukuran gigit. Bawa lebih dari 1 biar bisa lebih cepat.
  4. Talenan.
  5. Kuas. Untuk mengolesi mentega.
  6. Tusuk sate. Buat… Nusuk…
  7. Kipas. Bisa manual atau elektrik.
  8. Piring. Jumlahnya kira-kira 1.5 kali jumlah orang. Untuk taruh bahan dan hasil panggangan.

Situasional

  1. Pisau kecil. Ukurannya yang di bawah 10cm
  2. Penjepit. Untuk manggang ikan atau daging ukuran besar yang tidak ditusuk sate
  3. Spiritus. Kalau susah nyalain arangnya
  4. Pematik api. Teman buat nyalain spiritus

Bahan

Semua yang akan kamu konsumsi di acara panggangan ini. Aturan gua buat ngatur porsi bahannya itu, tiap orang:

  1. 125-175 gram daging
  2. 20-50 gram sayuran
  3. 50-100 gram lain-lain

Paling males itu kalau belinya kebanyakan, terus sisa. Sudah beberapa kali pakai aturan ini, sisanya minimal. Silakan disetel sesuai kebutuhan.

Umum

Wajib

  1. Mentega/margarin. Jangan lupa dilumerin biar mudah dioleskan. Bisa pakai teflon atau microwave untuk bikin lumer
  2. Garam
  3. Lada putih/lada hitam
  4. Saus. Bebas, ada begitu banyak pilihan saus

Situasional

  1. Gula. Kalau panggang yang manis-manis
  2. Keju. Buat yang suka keju. Pastikan pakai yang mudah meleleh

Daging

Ayam

Daging yang paling mudah untuk dimasak. Sedikit garam dan lada ditambah dengan saus sudah sangat cukup. Ada dua aturan penting dalam memanggang ayam yaitu:

  1. Potong dengan ketebalan 0.6-1 cm. Di atas itu, matangnya lama dan ada kemungkinan bagian dalamnya kurang matang. Di bawah itu, hasil dagingnya bakal kering.
  2. Selalu arahkan bagian kulit ke arah bawah agar kulitnya renyah.

Untuk kenikmatan maksimal, rendam daging ayam dengan saus minimal 1-8 jam sebelum pemanggangan. Bedanya jauh parah dari yang tidak direndam.

Kombinasi tusukannya biasa selang-seling daging dan sayuran seperti daun bawang atau paprika.

Sapi

Daging yang teknik masaknya sangat bervariasi. Ada yang maunya cukup pakai garam dan lada, ada yang mau minimal ketebalannya 2 cm biar tidak terlalu matang, dan ada yang sukanya tipis-tipis. Saya pengikut yang tipis-tipis. Potong dengan ketebalan maksimal 0.5 cm. Mirip dengan daging ayam, rendam dengan saus, garam, dan lada minimal 1 jam sebelum dipanggang. Kalau ada palu daging, bisa digunakan agar daging lebih empuk.

Untuk kombinasi tusukan, gua rekomendasi menggunakan paprika atau bawang bombay sebagai teman setusuknya.

Sayuran

  1. Paprika.
  2. Daun bawang. Gunakan bagian keras saja untuk kombinasi tusukan. Bagian daunnya bisa untuk hiasan.
  3. Bawang bombay.

Iris tipis dan melebar. Saat ditusuk, arahkan sejajar dengan arah daging.

Buah

  1. Apel
  2. Pisang

Potong tipis, 0.5-1 cm, memanjang, taburkan gula, langsung panggang. Tunggu sampai warnanya menyerupai karamel(coklat mengilap).

Lainnya

  1. Kentang. Selalu rebus kentang di air garam selama kira-kira 8-10 menit agar empuk
  2. Jagung. Oleskan mentega dan taburkan lada
  3. Marshmallow
  4. Sosis
  5. Baso

Untuk daging olahan yang sudah matang, cukup oleskan mentega, potong spiral, dan panggang hingga warnanya kecoklatan.

Masak

Nyalain Arang

Dari pengalaman gua, ada 3 cara yang bisa dicoba:

  1. Taruh beberapa lembar kertas di bawah arang, nyalakan kertasnya dengan korek.
  2. Nyalakan sebagian arang di atas kompor sampai menyala, lalu pindahkan ke panggangan.
  3. Taruh arang di panggangan, siram dengan spiritus, nyalakan dengan pematik api.

Setlah gua coba ketiga cara tersebut, yang paling mudah dan cepat itu dengan menggunakan spiritus. Kalau mau menghemat waktu, gunakan cara ketiga.

Pemanggangan

Setelah bara apinya merata, mulai taruh bahan-bahan yang sudah disiapkan. Untuk tahu makanannya sudah matang atau belum, paling mudah itu lihat dari warnanya. Kalau sudah berwarna emas kecoklatan, ditambah dengan adanya bintik hitam, angkat.

Yang paling penting dalam pemanggangan itu selalu memutar tusukan untuk mengecek tigkat kematangan dari sisi yang sedang dipanggang.

Penyajian

Gak ada yang ngalain rasa masakan yang baru saja matang. Detik demi detik dilalui, tingkat kenikmatan dari makanan tersebut akan terus menurun. Langsung makan makanan setelah matang.

Hasil

Ya, persiapannya jauh lebih rempong daripada proses manggangnya. Proses manggang cenderung lebih sederhana, yang penting tidak gosong dan tidak kurang matang. Sedangkan, pada saat persiapan, kamu harus mikirin desain acara barbeque ini dari awal sampai akhir. Tapi tentunya, semua proses berpengaruh ke rasa akhir.

Tentunya, panduan ini jauh dari lengkap. Akan ditambahkan info-info terbaru saat saya sudah yakin terhadap satu bahan atau metode. Gua masih belum percaya diri untuk bagikan pengalaman panggang ikan atau udang. Latihan dulu, yak. Gak sabar barbeque-an lagi buat ngembangin panduan ini!