Barang Penting Untuk Perjalanan

21 Juli 2017 • Edwin Lunando

Salah satu hal yang paling melelahkan jiwa dan raga gua adalah perjalanan jauh. Duduk lama di transportasi, jalan sambil bawa barang yang berat, jauh dari komputer pribadi, dan akses internet yang terbatas lah yang membuat capek. Introvert banget lah pokoknya. Berikut barang-barang yang gua bawa, mungkin bawa, dan tidak bawa untuk mengoptimalkan kenyamanan saat perjalanan. Gua gak bakal sebutin barang-barang yang jelas wajib dibawa seperti baju, ponsel, paspor, atau dompet yha.

travel pack
Foto perlengkapan ala-ala

Wajib Bawa

Universal travel adapter

Colokan listrik yang mendukung 3 jenis stopkontak, paling cocok kalau bepergian ke luar negeri dan membawa perlengkapkan elektronik. Biasa aja. Yang bikin berguna ini colokan ini menyediakan 2 USB port yang dapat digunakan untuk nge-charge menggunakan kabel data. Praktis.

Kabel data

Buat charge ponsel dan transfer data. Standar. Yang penting itu beli yang agak panjang, minimal 2 meter. Biar bisa di-combo charge ponsel sambil jalan, sambil dipakai pula.

Power Bank

Biar semua elektronik tetap hidup! Minimal 10K mAh.

Penutup Mata dan Telinga

Perlengkapan tidur. Sangat berguna di tempat terang atau berisik. Gua suka pakai penutup mata yang ada gel-nya biar dingin saat digunakan.

Earphone

Gua sebut juga dengan bullshit protector. Milih yang tipenya in ear monitor biar isolasi dari dunia luarnya bagus. Jangan lupa mengisi ponsel dengan musik atau buku audio pilihan.

Senter

Satu-satunya barang yang gak terlalu berguna, tapi selalu gua bawa. Biar gua ngerasa aman aja saat jalan-jalan di tempat gelap yang gua gak kenal. Gua sendiri pakai senter ini, mantep dengan 5 jenis penerangan dengan maksimal 960 lumen. Itu seterang bohlam LED yang 60 watt.

Mungkin Bawa

Sepatu Lari

Untuk perjalanan yang banyak jalan kakinya, jangan pernah gunakan sepatu atau sandal yang tidak didesain untuk pengunaan jalan atau lari jarak jauh. Sakit dan tidak nyaman saat perjalanan akan menemani. Selalu gunakan sepatu lari.

Alat mandi

Kalau akomodasi menyediakan, gua gak bakal bawa alat mandi. Kalau tidak menyediakan, gua lebih memilih bawa sikat dan pasta gigi lalu, membeli sabun atau shampoo yang sachet-an.

Modem Wi-Fi

Untuk mengatasi ketergantungan internet gua. Biasanya internet ponsel cukup, tapi kalau butuh lebih, langsung bawa.

Buku / Kindle

Kalau di perjalanan yang jumlah waktu di moda transportasinya tinggi, sangat membantu. Kalaupun bukunya tidak menarik, minimal bikin cepat ngantuk.

Konsol Gim

Sangat penting kalau perjalanan sendiri, di saat gak ada yang bisa diajak ngobrol dan gak ada koneksi internet. 3DS atau PSVita jadi rekomendasi gua.

Laptop

Sebenernya ini hampir pasti wajib, nambah 2 kilogram di tas itu… Gak masalah sih sebenernya, cuma dari pengalaman, ada perjalanan yang membuat saya tidak membutuhkan laptop.

Multi-Tools

Dulu sering banget bawa alat pertukangan portable buat kasus-kasus khusus, tapi kenyataannya gak pernah kepakai. Cuma bakal bawa ini lagi kalau ada kebutuhan khusus saja.

Tidak Bawa

Cemilan atau Makanan

Gua super anti bawa makanan dalam bentuk apa pun karena:

  1. Capek bawanya, makan tempat dan nambah berat.
  2. Rawan bocor atau tumpah

Hampir di semua kasus gua memilih makan di entah bandara, stasiun, atau beli di perjalanan.

Kamera

Karena saya lebih memilih untuk menikmati perjalanan dengan mata sendiri, bukan dari lensa. Menghabiskan waktu sama orang lain daripada pakai waktu untuk nyari sudut yang pas. Kalau mau foto pun cukup dari ponsel atau minjam kamera teman.

Yak, segitu dulu yang gua rasa penting. Daftar ini akan diperbarui seiring penemuan barang baru atau ada barang yang tidak diperlukan lagi. Intinya, semakin sedikit barang yang dibawa, semakin nyaman perjalanan. Bahkan, untuk baju pun saya lebih memilih cuci baju di perjalanan daripada membawa baju banyak-banyak.